SAFETYLIT WEEKLY UPDATE

We compile citations and summaries of about 400 new articles every week.
RSS Feed

HELP: Tutorials | FAQ
CONTACT US: Contact info

Search Results

Journal Article

Citation

Samuels A. Am. Anthropol. 2015; 117(2): 229-241.

Copyright

(Copyright © 2015, American Anthropological Association, Publisher John Wiley and Sons)

DOI

10.1111/aman.12226

PMID

unavailable

Abstract

In this article, I focus on the effects and affects of the child-trafficking rumors that have circulated after the 2004 Indian Ocean tsunami in Aceh, Indonesia. The perpetual uncertainty about the truth of the rumors has inserted alternative, uncertain futures into parents' narratives of loss. I argue that to grasp such a condition of uncertainty ethnographically, we have to attend not only to what rumors reveal about a particular sociopolitical context but also to the ways in which they affect the lives of our interlocutors. Doing so allows us to inquire into both the conditions in which particular rumors acquire affective power and the emotional effects of the possible truth that they articulate. I further suggest that focusing on rumor's subjunctive mode, the uncertainty about what happened and how that could affect the future, attunes us to the uneasy space between knowledge and belief in which rumors operate. [rumor, narrative, affect, disaster, child trafficking, Indian Ocean tsunami, Indonesia]

Pada artikel ini, saya berfokus pada dampak emosional tentang rumor perdagangan anak yang beredar paska-tsunami Samudera Hindia yang melanda Aceh, Indonesia, tahun 2004 lalu. Ketidakpastian tentang kebenaran rumor tersebut telah memasukkan pandangan masa depan yang tidak pasti dalam narasi-narasi para orang tua yang kehilangan anak-anaknya. Saya berpendapat bahwa untuk memahami kondisi ketidakpastian secara etnografis, sebaiknya kita tidak hanya berfokus kepada bagaimana rumor tersebut dapat mengungkapkan konteks sosial-politik tertentu, tetapi juga kepada bagaimana isu tersebut mempengaruhi kehidupan mereka. Hal ini dapat membantu kita menyelidiki baik kondisi di mana beberapa rumor tertentu memperoleh daya emosi maupun efek emosional yang diakibatkan kemungkinan kebenaran yang mereka artikulasikan. Lebih jauh lagi, saya menyarankan bahwa fokus kepada modus subjungtif rumor, yaitu pada ketidakpastian tentang apa yang terjadi dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi masa depan, dapat membawa kita ke ruang gelisah antara pengetahuan dan keyakinan di mana rumor tersebut beredar. [rumor, narasi, emosi, bencana, perdagangan anak, tsunami Samudera Hindia, Indonesia]


Keywords: Human trafficking


Language: en

NEW SEARCH


All SafetyLit records are available for automatic download to Zotero & Mendeley
Print